INFO PENDIDIKAN

Kelulusan

Kelulusan adalah berkat rahmat allah semata, hasil kerja keras adik-adik , bimbingan orangtua di rumah serta guru di sekolah,... membahagiakan orangtua adalah perbuatan mulia hadiahi mereka  dengan kelulusan, ikuti jejak mereka disini,
Sony Sugema College

| Kelulusan 1990 s.d. 2012 Arsip   | Kelulusan SSC 2013 - 2014    |  Kelulusan SSC 2014 - 2015    | Kelulusan SSC 2015-2016 | Kelulusan SSC 2016 -2017 | Kelulusan 2017-2018 | Kelulusan 2018-2019 | Kelulusan 2019-2020

Testimonial Video

SBMPTN Gantikan SNMPTN Jalur Tulis

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan menggantikan Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN) jalur tulis, karena UU 12/2012 tentang PT mengatur seleksi yang bersifat nasional harus ditanggung pemerintah (gratis).

"Kalau namanya tetap SNMPTN jalur tulis, maka harus ditanggung pemerintah, karena itu namanya diubah menjadi SBMPTN untuk menyesuaikan dengan UU PT itu," kata anggota Tim Humas Panitia Pusat SNMPTN 2013, Dr Dra Ismaini Zain MSi, di Surabaya, Jumat.

Didampingi stafnya Drs Imam Syafii, Ismaini yang juga Kepala Badan Akademik ITS itu menjelaskan cara masuk PTN akan tetap melalui tiga pintu yakni SNMPTN (jalur undangan / prestasi), SBMPTN (jalur tulis), dan jalur mandiri atau kemitraan.

"Pemerintah sudah mematok jalur SNMPTN sebanyak 50 persen dari kuota PTN yang bersangkutan, lalu jalur SBMPTN 30 persen dan jalur mandiri 20 persen. Jadi, caranya tetap sama, namun ada penyesuaian dengan UU PT Nomor 12/2012," katanya.

Untuk jalur SNMPTN, katanya, biaya tes akan digratiskan pemerintah, namun biayanya belum ditentukan. Tahun lalu, biaya tes jurusan IPA atau IPS Rp150.000 per anak dan biaya tes jurusan IPC (campuran ikut IPA dan IPS) sebesar Rp175.000 per anak.

"Khusus SNMPTN hanya bisa diikuti siswa SMA lulusan terbaru (2013) dan menggunakan UN sebagai salah satu pertimbangan selain rapor sejak kelas 10 hingga 12 dan prestasi lain, sedangan SBMPTN dan jalur mandiri tidak menggunakan UN, namun murni hasil tes," katanya.

Cara pendaftaran jalur SNMPTN adalah dilakukan secara kolektif oleh kepala sekolah. "Tahun ini, kami akan menyosialisasikan cara baru melalui PDSS atau pangkalan data sekolah siswa. Nantinya, sekolah memasukkan nilai siswa sejak kelas 10 hingga 12, sehingga data akan terekam dan saat pendaftaran secara kolektif tidak perlu memasukkan data lagi," katanya.

Untuk jalur SBMPTN, katanya, peserta diharuskan membayar biaya tes dan pelaksana akan dilakukan secara regional oleh kepanitian yang dibentuk beberapa PTN terdekat. "Untuk tes ini, siswa dari dua angkatan sebelumnya (2011 dan 2012) bisa mengikutnya, lalu tes ketrampilan untuk jurusan tertentu akan dilaksanakan bersamaan dengan tes SBMPTN," katanya.

Jalur terakhir yakni jalur mandiri, katanya, seleksi dan biaya diserahkan sepenuhnya kepada PTN yang bersangkutan. "Tapi, maksimal harus 20 persen siswa dan tidak boleh melebihi itu. Pihak PTN bisa juga melakukan kemitraan dengan pemerintah daerah, kementerian, atau kalangan swasta," katanya.

Ia menambahkan pendaftaran SNMPTN akan dimulai 1 Februari hingga 8 Maret 2013, seleksi pada 9 Maret hingga 27 Mei 2013, pengumuman 28 Mei 2013, dan pendaftaran ulang pada 11-12 Juni.

"Untuk kepentingan SNMPTN itu, PDSS akan dimulai 17 Desember 2012 hingga 8 Februari 2013, sedangkan pendaftaran dan seleksi SBMPTN masih menunggu keputusan panitia pusat dan lokal," katanya.


sumber: id.berita.yahoo.com/sbmptn-gantikan-snmptn-jalur-tulis-134014638.html

Ternyata Optimis Membahayakan

Apakah kita harus optimis ? Tentu saja iya. Tetapi terkadang optimis juga membahayakan, terutama jika optimis di tempat yang tidak tepat. Ketika Amerika Serikat mengirimkan pasukan ke Vietnam, sebagian pasukannya ditangkat oleh Vietnam. Akhirnya mereka dipenjarakan. Di akhir kisah ini banyak tentara yang meninggal di dalam tahanan dan ada beberapa yang masih bertahan hidup sampai akhirnya dibebaskan.

Ketika salah satu tentara yang dibebaskan ini ditanyai, apa yang membedakan antara anda dengan teman-teman anda yang meninggal duluan ? Tentara ini menjawab, Mereka yang meninggal duluan adalah orang-orang yang optimis.

Si pewawancara langsung terkejut. What ? Apa maksudnya? Ternyata orang-orang yang meninggal duluan adalah orang-orang yang optimis. Mereka rata-rata optimis sekali bahwa tidak berapa lama mereka akan bebas. Mereka berpikir bahwa pemerintah Amerika tidak akan tinggal diam, sehingga tidak berapa lama mereka akan dibebaskan.Si pewawancara langsung terkejut. What ? Apa maksudnya? Ternyata orang-orang yang meninggal duluan adalah orang-orang yang optimis. Mereka rata-rata optimis sekali bahwa tidak berapa lama mereka akan bebas. Mereka berpikir bahwa pemerintah Amerika tidak akan tinggal diam, sehingga tidak berapa lama mereka akan dibebaskan.

Ketika pemerintah Amerika tidak membebaskan mereka, mereka masih yakin akan dibebaskan. Mereka berpikir, Oh nanti pas hari natal, pasti kita akan dibebaskan. Ternyata pas hari natal mereka tidak dibebaskan. Akhirnya mereka berpikir “Oh, nanti pas tahun baru, kita pasti dibebaskan. Ternyata pas tahun baru tidak dibebaskan juga. Akhirnya mereka berpikiran ,Nanti, pas Velentine day, pasti kita akan dibebaskan. Sampai tanggal 14 februari (Valentine day) mereka tidak dibebaskan juga. Mereka masih optimis dan berpikir Oh, nanti pas tanggal 4 Juli, kita pasti dibebaskan. Ternyata pas tanggal 4 Juli (hari kemerdekaan) mereka masih belum dibebaskan. Mereka begitu optimisnya, dan ternyata karena harapannya tidak terpenuhi, mereka k Apakah kita harus optimis ? Tentu saja iya. Tetapi terkadang optimis juga membahayakan, terutama jika optimis di tempat yang tidak tepat.

Ketika Amerika Serikat mengirimkan pasukan ke Vietnam, sebagian pasukannya ditangkat oleh Vietnam. Akhirnya mereka dipenjarakan. Di akhir kisah ini banyak tentara yang meninggal di dalam tahanan dan ada beberapa yang masih bertahan hidup sampai akhirnya dibebaskan. Ketika salah satu tentara yang dibebaskan ini ditanyai, apa yang membedakan antara anda dengan teman-teman anda yang meninggal duluan ? Tentara ini menjawab, Mereka yang meninggal duluan adalah orang-orang yang optimis.

ecewa berat sampai akhirnya sakit-sakitan dan meninggal.

Sekarang perhatikan ketika anda akan naik pesawat terbang. Menjelang terbang, para pramugari selalu menjelaskan bagaimana cara memakai baju pelampung dan alat bantu pernafasan. Ini berarti penerbangan ini tidak 100% optimis. Tidak pernah diumumkan bahwa penerbangan ini pasti selamat. Akan tetapi mereka diajarkan sesuatu yang hrus dilakukan bila mengalami pendaratan darurat.

Begitu juga ketika menjelang pemilihan jurusan di SBMPTN (dulunya SNMPTN). Jika beberapa hari menjelang SBMPTN nilai Try Out anda hanya 20 anda tidak boleh merasa optimis, sehingga berani memilih STEI ITB. Ketika konsultan SSC mengarahkan anda ke jurusan lain, anda berkata ,Kita kan harus optimis. Anda pasti tahu, optimis yang seperti ini tidak ada gunanya. Akan tetapi jika nilai Try Out anda di bulan Januari ini masih 20 dan anda masih ingin memilih STEI ITB, maka kami akan mengijinkan. Anda boleh optimis. Kenyataannya memang pernah ada siswa yang nilai TO nya di bulan Januari masih 20, di bulan super intensif sudah mencapai 60 dan akhirnya masuk STEI ITB. Tentu saja untuk mencapai hal seperti ini, siswa tadi belajar habis-habisan siang dan malam.

Jadi yang lebih penting bukan optimis, tetapi positif. Sekali lagi berpikirlah positif, bukan optimis. Optimis tetap perlu kita lakukan, tetapi harus di saat yang tepat. Anda tidak boleh lompat dari lantai 20 dengan alasan anda optimis pasti selamat.

Konsep Sepuluh Ribu Jam

Orang-orang yang memiliki keahlian atau bakat kelas dunia, ternyata mereka telah menghabiskan waktunya untuk menekuni bidangnya selama 10.000 jam. Bill Gates, telah menghabiskan waktunya untuk menekuni programmer sampai 10.000 jam. Para pemain musik yang sudah menekuni bidangnya sampai 10.000 jam di usia 20 tahun, mereka akahirnya menjadi pemain musik kelas elite. Jika mereka menghabiskan waktunya 8000 jam, mereka menjadi pemain musik yang profesional, tapi tidak masuk ke kelas elite. Jika mereka hanya menghabiskan 6000 jam, mereka hanya menjadi guru musik di sekolah negeri. Penghasian yang diperoleh dari ketiga jenis profesi ini sangat jauh berbeda. Guru musik di sekolah negeri, penghasilannya kalah jauh dengan pemain musik profesional. Pemain musik profesional penghasilannya kalah jauh dibandingkan dengan pemain musik elite.

Zaman dahulu berbeda dengan zaman sekarang. Di zaman dahulu, jika orang mengerjakan sedikit, dapatnya juga sedikit. Jika mereka mengerjakan sedang-sedang, maka dia akan mendapatkan sedang-sedang. Jika mereka mengerjakan banyak, maka hasilnya juga banyak. Pada zaman sekarang kondisinya jauh berbeda. Jika seseorang mengerjakan sedikit, maka dia tidak mendapat apa-apa. Jika seseorang mengerjakan sedang-sedang, maka dia akan mendapatkan sedang-sedang, dan jika dia mengerjakan banyak, maka dia akan mendapatkan segalanya.

Pelari sprint 100 m yang juara 1 dengan juara 2, memiliki hasil yang jauh berbeda, padahal mereka hanya berbeda seper sekian detik. Hadiah yang dperoleh juara 1 jauh berbeda dengan juara 2. Jika ada perusahaan obat kuat ingin memakai bintang iklan pelari ini, maka yang dipakai adalah yang juara 1. Jika ada perusahaan sepatu yang ingin memakai pelari maka yang dipakai adalah yang juara 1. Jika orang ingin mencari motivator dari olahragawn lari, maka yang dipakai adalah juara 1. Jadi, jika kita perhatikan, kalau seseorang enjadi nomor satu di bidangnya, maka dia akan mendapatakan segalanya.

Olahragawan internasional, profesional kelas dunia, pembicara keas internasional, pemain musik, bahkan sampai penjahat kelas kakap, mereka telah melatih dirinya hingga 10.000 jam. Jadi, jika anda ingin menjadi nomor satu di bidang anda, maka luangkanlah waktu 10.000 jam anda. Jika seseorang menekuni bidangnya selama 10 jam setiap hari, maka dalam waktu 3 tahun dia akan mencapai 10.000 jam. Fokuslah pada bidang anda selama 10 jam setiap hari selama 3 tahun, maka anda akan memiliki prestasi yang sangat cemerlang. Selamat mencoba.

Penjelajahan Kutub Selatan

Kutub Selatan, merupakan daerah yang sangat dingin. Suhu udara bisa mencapai -70oc. Pada tahun 1911 ada dua orang yang berkompertisi untuk menjelajahi kutub selatan, mereka adalah Roald Amundsen (dari Norwegia) dan Robert Falcon Scott (dari inggris). Kedua orang ini berkompetisi, siapa yang duluan mencapai kutub selatan.

Pada awalnya mereka merencanakan ke kutub utara, akan tatapi pada tahun 1909 sudah ada penjelajah yang mencapai, sehingga mereka menuju ke kutub selatan. Ketika Scott dan teamnya melakukan penjelajahan ke kutub selatan, mereka mengalami banyak rintangan, mulai suhu yang dingin, badai salju dan lain-lain. Beberapa anak buahnya ada yang meninggal, dan sedihnya ketika sampai di kutub selatan, mereka sudah melihat bendera Amundsen sudah ada di sana 5 minggu yang lalu. Mereka kecewa dan sedih. Akhirnya mereka pulang. Di perjalanan meraka menemui banyak kesulitan, karena adanya badai salju dan udara yang sangat dingin. Lebih malangnya lagi satu persatu dari mereka mati sampai akhirnya semua mati termasuk scott.

Apa yang membedakan antara Scott dengan Amundsen? Scott menjelajahi kutub selatan bersama 15 orang . Mereka membawa bekal 1 ton. Sementara Amundsen berlima, mereka membawa bekal 3 ton. Selama dalam perjalanan, mereka meninggalkan sebagian perbekalannya di perjalanan. Ditutup dengan menggunakan pengaman agar tidak rusak, kemudian diberi tiang pancang, dan di beberapa sudut dalam jarak 100 m masih diberi tanda. Setelah beberapa mil, mereka melakukan hal yang sama. Tujuan dari meninggalkan bahan makanan ini, di samping meringankan beban mereka, nantinya juga dipakai untuk perbekalan pulang.

Sebelum penjelajahan ini, Amundsen telah melakukan bnanyak persiapan. Mereka berkeliling Eropa, dengan mekakai sepeda untuk latuhan kekuatan. Kemudian belajar dari orang Eskimo, kenapa orang Eskimo begitu kuat menempuh perjalanan jauh di saat musim dingin, yaitu dengan belajar menghitung kekuatan nafas. Kemudian juga Amundsen belajar membunuh lumba-lumba (kalau sekarang pasti dilarang, tapi jaman dulu belum ada larangan). Seringkali, ketika orang terdampar di laut, lumba-lumba membantu menyelamatkan. Akan tetapi sesampainya di darat, mereka mati juga karena tidak mendapatkan makanan. Daripada mati, kenapa tidak memakan lumba-lumba sekalian. Selain itu team amundsen juga mempelajari berbagai hal tentang ski dan kereta luncur anjing.

Dengan adanya persiapan ini, tentunya team Scott kalah jauh dengan team Amundsen. Bahkan ketika team Scott mengalami kerusakan kompas, mereka tidak memiliki cadangan, sedang kan team Amundsen memiliki beberapa cadangan kompas sebagai persiapan. Akibat dari semua ini, perjalanan dari team scott melenceng beberapa puluh mil.

Ini merupakan pelajaran bagi kita. Dlam kehidupan sehari-hari kita juga sangat memerlukan yang namanya persiapan. Entah itu UN, SNMPTN, kerja, bisnis dan lain-lain. Dengan adanya persiapan ini maka kita akan mudah menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang tidak bisa terduga. Seringkali orang tidak mau membuat persiapan yang matang. Seringkali orang malas bermandikan keringat di waktu latihan, akibatnya dia bermandikan darah di waktu perang.

7 Tips Persiapan UN & SNMPTN

Sadar atau tidak sekarang saya sudah menginjak kelas XII. Saya sudah harus mulai berpikir dan belajar dengan penuh konsentrasi. Bagi semua siswa se-angkatan dengan saya mungkin merasakan apa yang “umum” dirasakan para pelajar kelas 12, gelisah, cemas, perasaan bersalah, dan pertanyaan umum “apakah saya bisa?”.

SNMPTN SEGERA TIBA Untuk adik kelas saya, pesan saya belajar dan konsentrasi lah pada pelajaran di kelas. Saya termasuk orang yang menyesal karena tidak serius berpikir dan konsentrasi saat guru mengajar. Akibatnya saat kelas XII ini saya harus meninggalkan kegiatan blogging dan aktivitas lainnya untuk mengejar apa yang tidak saya mengerti itu dulu. Untuk para senior, tungulah kita. Kita pasti akan lebih baik dari para senior dan menciptakan rekor membanggakan.

1. Persiapkan Mental. Maksudnya kita harus yakin dan optimis 100% bahwa kita bisa, kita mampu. Karena setelah saya mencari kesana kemari, jika kita sudah mengatakan “tidak bisa”, “susah” atau sejenisnya maka secara tidak sadar kita telah berkomunikasi dengan otak kita. Kita telah memerintahkan otak untuk tidak mengerti atau menuruti kehendak negatif kita.

2. Ikhtiar dan Maju. Maksudnya kita harus berusaha dan terus berusaha, tidak terhenti di titik keritis seperti hadirnya sang “malas”. Kita tidak boleh menunda untuk belajar atau menunda untuk mengerti karena menunda sama artinya dengan “gagal”, dan ikhtiar di sini maksudnya adalah kita mencari sebisa mungkin berita-berita seputar tes tersebut. Lalu setelah mendapatkan informasi kita tidak boleh menunda untuk memulai belajar (start actions).

3. Olahraga dan Makan. “huh, apa maksudnya?” mungkin yang satu sering saya jumpai bagi diri saya maupun teman-teman saya. Tanpa adanya kesehatan atau tubuh yang fit bagaimanapun juga kita pasti tidak akan bisa belajar dengan penuh konsentrasi dan efesiensi tinggi. Karena dengan olahraga dan makan yang teratur kita bisa hidup sehat dan belajar dengan maksimum.

4. Tinggalkan Hal-hal yang Tidak Perlu. Maksudnya kita harus mulai menambah porsi belajar kita dengan mengurangi hal-hal yang tdak perlu seperti menontin TV, Game, bahkan Pacaran.

5. Orang Tua dan Kerabat. Jika kita ingin benar-benar lulus, dekatilah orang tua kita mintalah kepada mereka restu dan doa dalam menghadapi tes-tes yang akan kita hadapi, karena doa orang tua terhadap anak itu benar2 ajaib, canggih, dan super. Untuk kerabat, sudah saatnya kita mendekati “mereka” yang sudah rajin, karena jelek-jeleknya kita akan tertular kebiasaan positif mereka.

6. Sikap. Ya! yang dimaksud sikap di sini adalah sikap kita, apakah kita serius atau tidak? yang terpenting dari semua tips ini kita melakukan semuanya secara berkala dan konsisten. Dengan cara seperti ini, kita sudah melangkah membangun mental juara kita.

7. Doa dan Tuhan. Sekeras apapun usaha kita jika tuhan tidak menghendaki, kita tidak akan pernah bisa. Jadi mulai saat ini marilah kita pebanyak doa dan ibadah kepada Tuhan kita, memohon agar kita diberi kemudahan dan kelancaran. Memohon agar kita senantiasa diberi kesehatan. Itu adalah 7 tips jitu dalam menghadapi Tes UN, SNMPTN, jika kita yakin kita pasti bisa,

Karakteristik Manusia Pembelajar

Kita sudah tidak asing dengan nama BJ Habibie, mantan salah satu Presiden Indonesia yang terkenal sebagai pembuat pesawat terbang dari Indonesia dan terkenal dimanca negara. Kita pun tidak lupa dengan hebohnya pemberitaan salah satu Presiden Amerika yang pernah tinggal di Indonesia yaitu Barack Obama. Dan siapa yang tidak kenal dengan pembawa acara kakak beradik yang kemudian menjadi icon iklan ayo membaca, yaitu Tantowi Yahya dan Helmi Yahya. Dan masih banyak lagi tokoh yang kita kenal baik dari dalam negeri maupun dari luar negri.

Mereka semua menjadi terkenal tidak dengan mudah. Mereka melalui proses yang panjang, mereka adalah orang-orang yang tidak kenal lelah untuk belajar, mereka belajar dari berbagai kesempatan, mereka belajar dari keberhasilan orang-orang dan keberhasilan dirinya sendiri, mereka belajar dari kegagalan orang lain dan kegagalan dirinya sendiri. Mereka belajar dari berbagai hal, dari pengalaman, dari hasil penglihatannya, dari koran, majalah, televisi bahkan sekarang belajar dari internet. Bagi mereka buku bukan satu-satunya sumber belajar.

Mereka itulah manusia pembelajar. Sudarwan Danim dalam bukunya “Menjadi Manusia Pembelajar”, mendefinisikan manusia pembelajar adalah orang-orang yang menjadikan kegiatan belajar sebagai bagian dari kehidupan dan kebutuhan hidupnya. Ketika belajar telah menjadi kebutuhan, maka ilmu akan menjadi baju terindah bagi dirinya, pengetahuan akan menjadi lautan samudera bagi dirinya karena setiap saat mereka akan rindu dengan ilmu dan akan haus pengetahuan.

Manusia pembelajar memiliki karakteristik sebagai berikut;

  1. Rasa ingin tahu yang tinggi. Dengan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, berarti manusia pembelajar memiliki motivasi untuk mengetahui banyak hal dari kehidupan diri dan lingkungannya. Dengan motivasi yang tinggi dalam dirinya, maka akan tercipta kinerja yang tinggi dalam berbagai aktivitas. Termasuk kinerja dalam belajar baik melalui membaca, maupun melalui penglihatan dan pendengarannya.
  2. Optimisme yang tinggi. Dengan banyak membaca, maka manusia pembelajar akan memiliki confidence yang tinggi. Rasa percaya diri yang tinggi merupakan landasan yang kuat untuk memiliki optimisme yang tinggi.
  3. Ikhlas. Orang yang ikhlas adalah orang yang tidak pernah berharap sesuatu dari apa yang telah dilakukannya. Orang yang dengan ikhlas menambah ilmu dengan belajar, tidak akan berharap mendapat pekerjaan yang baik, dengan banyak belajar tidak berharap dapat jabatan yang tinggi, tapi orang ikhlas yakin bahwa apa yang dikerjakannya akan mendapat balasan. Dengan sikap ikhlasnya ini mereka terus belajar dan menambah ilmu tanpa mengenal lelah. Baik ilmu yang didapat secara langsung dengan membaca atau mereka mendapat dari melihat dan mendengar.
  4. Konsisten. Manusia pembelajar akan terbiasa untuk belajar. Kebiasaannya inilah yang menjadikan dia konsisten dalam belajar. Selain kebiasaan, motivasi yang tinggi untuk belajar pun menjadikan kekonsistenan melekat dalam jiwanya.
  5. Pandangan visioner, Manusia pembelajar memiliki pandangan jauh ke depan melebihi pemikiran kebanyakan orang. Mereka tidak tergoda untuk melakukan apa saja demi mendapatkan hasil yang instan. Mereka tidak Mengejar target jangka pendek dengan mengorbankan kepentingan jangka panjang. Manusia pembelajar dengan modal segudang pengetahuannya akan memunculkan ide-ide kreatif yang tidak pernah terpikir oleh orang lain. Mereka merangkaikan berbagai ilmu dan pengetahuannya untuk menghasilkan sesuatu yang baru yang bermanfaat bagi orang lain sebagai cara pandang mereka kedepan.

Kelima karakteristik tersebut biasanya banyak ditemukan pada orang-orang yang telah sukses. Menurut pandangan banyak orang, mereka adalah para pemimpin, mereka adalah para akademisi, dan mereka adalah orang-orang yang banyak bermanfaat bagi umat. Untuk itu marilah kita gali dalam diri kita agar berusaha menjadi manusia pembelajar. Semoga dengan munculnya lebih banyak manusia pembelajar maka akan menjadi solusi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Page 3 of 6

LBB- SONY SUGEMA COLLEGE BANDUNG

    * Kantor Pusat Bandung (Informasi dan Pendaftaran)
       BIMBEL SSC (SD-SMP-SMA & Alumni IPA/IPS) :

       WhatsApp Center : 0853.1888.1991/0819.0111.1058 (FastRespon)

  1. Jl. Flores No.9 Bdg Telp 022-87804926
  2. Jl. Adipati Kertabumi No. 3 Bdg Tlp. 4265067/08112248848
  3. Jl. Maskumambang No. 25 Bdg Tlp. (022) 7303635
  4. Jl.Buah Batu No.126 Bdg Tlp. (022) 7306837
  5. Jl.Kalimantan No.13 Bdg Tlp (022) 20531257
  6. Jl.Katamso No.19C Bdg Tlp : 082219594944 

  


 LIHAT PETA

No Rekening SSC

Pembayaran bisa melalui rekening:

Mandiri (a.n. YAYASAN SONY SUGEMA EDUKA)
Norek: 1.300.016.600.663

BRI (a.n. YAYASAN SONY SUGEMA EDUKA)
Norek: 0593.0100.0271.305

BNI (a.n. YAYASAN SONY SUGEMA EDUKA)
Norek: 2019.4000.40

Bukti transfer kirim : 

sms ke 0813.1241.1545/Whatsapp : 0853.1888.1991

Informasi Lengkap Hubungi SSC-Bandung

 

Bringitproject